Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/specweb/public_html/guruindo/util/konek.php on line 15

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 5

Notice: Undefined index: SESSTAMUGURU in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/judul.php on line 20

Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/specweb/public_html/guruindo/util/konek_sch.php on line 16

Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/specweb/public_html/guruindo/util/konek.php on line 15

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/guruindo/theme/tema_1/templ.php on line 33
Pendidikan Pancasila
Pendidikan Pancasila
Sebagai blog pembelajaran PPKn di SMA
 
 
 
 

Pengunjung

262667
 

Nilai Dasar Sila Pertama, Kedua & Ketiga dalam Pancasila

Sebagai dasar Negara Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang terpancar dalam setiap silanya. Nilai-nilai luhur itu merupakan cermin kepribadian yang digali dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam edisi ini akan dipaparkan mengenai nilai-nilai dasar Pancasila dari sila pertama hingga kelima yang akan disajikan dalam dua tulisan.

 

Nilai dasar sila pertama dalam Pancasila

“Percaya dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab,” mengandung pengertian bahwa setiap manusia Indonesia mengakui dan yakin akan adanya Tuhan Yang Maha Esa, serta menjalankan perintah.Nya dan menjauhi larangan-Nya, berdasarkan ajaran agama yang dipeluknya dan kepercayaan yang dianutnya masing-masing.

Dengan keyakinan dan ketakwaan tersebut akan menimbulkan kesadaran untuk mengakui dan memperlakukan sesama pemeluk agama dan penganut kepercayaan, sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai mahluk Tuhan, yang sama derajatnya, sama hak-hak dan kewajiban asasinya.

Meskipun agama yang dipeluk dan kepercayaan yang dianut berbeda-beda, akan tercipta keadaan yang mencerminkan adanya saling pengertian , saling menghargai dan saling mempercayai serta adanya suasana kekeluargaan, kedamaian, ketenteraman dan persahabatan dalam hidup bersama.

Nilai-nilai tersebut akan dapat berkembang dalam diri manusia Indonesia apabila didasari oleh sikap pengendalian diri, tidak mementingkan diri sendiri, yang diutamakan adalah kesejahteraan dan kebahagiaan bersama. Nilai keimanan dan ketakwaan berkembang pada diri manusia karena manusia sebagai mahluk yang diciptakan Tuhan YME mempunyai akal pikiran yang berkembang secaa dinamis serta mampu mewujudkan inspirasinya dalam bentuk-bentuk tertentu, dilandasi oleh naluri /fitrah percaya dan takwa kepada Tuhan YME. Potensi manusia yang berupa tabiat, fikiran dan fitrah ini yang menimbulkan percaya dan takwa kepada Tuhan YME.

 

0-pancasila-sakti

 

Tabiat Manusia

Manusia adalah mahluk yang mempunyai dua tabiat baik dan buruk, serta sifat terpuji dan tercela. Manusialah yang memutuskan untuk mengembangkan akan kecenderungan baik dan buruk tersebut. Iman memberikan tuntunan perilaku dan penerangan hati serta membimbing ke arah kebenaran, sehingga manusia mampu menetapkan perilaku baik dan buruk. Sebenarnya Tuhan telah menanamkan kebaikan pada diri manusia rasa cinta pada nilai-nilai luhur yang menjadikan manusia mencintai diri sendiri, suka menolong orang lain dan membela tanah air.

 

Akal Pikiran

Manusia diciptakan dengan sebaik-baiknya rupa dan kedudukan yang mulia. Kemudian manusia dianugerahi pikiran yang memberikan kemampuan untuk mengenal diri sendiri dan menyadari bahwa dirinya diciptakan oleh Tuhan. Manusia lewat potensi pikirnya mengetahui norma dan hukum alam serta mempnyai pandangan menyeluruh mengenai alam semesta. Keinginan untuk menjalankan reaksi akal memberikan dorongan untuk melakukan penyelidikan dan menemukan kebenaran.

 

Fitrah Manusia

Fitrah atau naluri mengandung pengertian kesucian manusia pada waktu lahir yang di dalam jiwanya terkandung keyakinan adanya Tuhan YME. Fitrah beragama pada awalnya bersifat pengakuan, berkembang dalam bentuk keyakinan yang kuat dalam hati terhadap adanya Tuhan YME, yang selanjutnya memberikan pengaruh terhadap pandangan hidup, tingkah laku dan perbuatan sehari-hari serta ikhlas menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

 

Perasaan

Akal pikiran dan perasaan untuk keutamaan , kesempurnaan dan kebajikan manusia. Dengan perasaan maka manusia mampu mengidentifikasi kebahagiaan dari suatu perilaku yang baik dan bermanfaat setelah dipertimbangkan menurut akal, yang seimbang oleh wahyu Tuhan Yang Maha Esa

 

Nilai Dasar sila Kedua dalam Pancasila

Dengan sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, manusia diakui dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai mahluk Tuhan Yamng Maha Esa. Memiliki derajat, hak dan kewajiban asasi yang sama tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama dan kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.

Adil pada hakekatnya berarti memberikan atau memperlakukan seseorang atau pihak lain sesuai dengan apa yang menjadi haknya. Hak setiap manusia adalah diakui dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya yang sama derajatnya, yang sama hak dan kewajiban-kewajiban asasinya, tanpa membedakan suku, keturunan dan sebagainya.

Jadi orang dikatakan bersikap dan bertindak adil kalau ia tidak melanggar hak orang lain, atau secara positif memberikan kepada orang lain apa yang menjadi haknya. Seseorang merasa diperlakukan adil apabila ia menerima atau diperlukan sesuai dengan apa yang merupakan haknya. Hak setiap manusia adalah dihormati harkat dan martabatnya, derajatnya, hak-hak dan kewajiban asasinya.

Kewajiban asasi atau esensi manusia adalah keharusan melakukan suatu tindakan yang harus dipertanggungjawabkan atas pelaksanaan hak kebebasan asasi sebagai mahluk ciptaan Tuhan. Manusia bebas melakukan pilihan-pilihan, bebas menentukan sikap dan pendiriannya serta bebas menentukan dirinya sendiri. Tetapi pilihan-pilihan itu wajib dipertanggungjawabkan kepada tuntunan kodratnya sebagai mahluk Tuhan, kepada kemanusiaannya secara adil dan beradab.

Kewajiban sosial berbeda dengan kewajiban asasinya. Kewajiban sosial adalah keharusan manusia menghormati batasan-batasan kebebasannya sebagai mahluk sosial yang harus hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Batasan-batasan kebebasan sosial adalah norma-norma hukum, adat istiadat, dan sopan santun yang berlaku di dalam masyarakat yang telah merupakan kesepakatan bermasyarakat.

Dengan melaksanakan kewajiban kewajiban asasi atau esensial dan kewajiban sosial manusia bersikap adl. Karena keadilan menuntut agar apa yang kita tuntut sebagai hak kita , pada prinsipnya wajib kita akui sebagai hak orang lain juga.

Dengan demikian, keadilan justru harus memihak kepada apa yang menjadi hak oran lain. Sikap tidak berat sebelah hanya adil apabilsa sikap itu mengakui dan memperlakukan hak yang sama pihak-pihak yang bersangkutan.

 

Nilai Dasar Sila Ketiga dalam Pancasila

Bangsa Indonesia yang terlahir dari keanekaragaman suku, agama, budaya , bahasa dan daerah asal yang tersebar luas dalam ribuan pulau perlu menyepakati suatu cara hidup bersama sebagai bangsa dan warga negara.

Dari pengalaman hidup bangsa Indonesia diperoleh suatu keyakinan bahwa dalam menghadapi berbagai permasalahan, khususnya dalam menjaga existensi bangsa diperlukan persatuan dan kesatuan. Persatuan yang mengikat seluruh kekuatan dan potensi bangsa perlu selalu dibina dan dikembangkan demi kelestarian bangsa.

Persatuan dan kesatuan bangsa ini berkembang dalam bentuk cara pandang bangsa dalam menghadapi segala bentuk Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG). Cara pandang itu disebut dengan Wawasan Nusantara yang rumusannya sesuai dengan UU No 20 Tahun 1982. Wawasan nusantara adalah pandangan hidup bangsa Indonesia dalam mendayagunakan konstelasi geografi, sejarah dan kondisi sosial budaya untuk mengejawantahkan segala dorongan dalam mencapai aspirasi bangsa dan tujuan nasional, yang  mencakup :

 1. Kesatuan Politik

  • Bahwa kedaulatan wilayah nasional dengan segala kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah ruang hidup dan kesatuan matra seluruh bangsa serta merupakan modal dan milik bersama bangsa Indonesia.
  • Bahwa bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan bahasa meyakini dan menganut berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan YME merupakan satu kesatuan bangsa yang utuh
  • Bahwa Pancasila adalah satu-satunya falsafah serta ideology bangsa dan Negara yang melandasi membimbing dan mengarahkan bangsa menuju tujuannya.

  • 2.Kesatuan sosial budaya
  • Bahwa masyarakat Indonesia adalah satu peri kehidupan bangsa yang merupakan kehidupan yang serasi dengan tingkat perkembangan masyarakat yang sama, seimbang dan merata serta keselarasan hidup sesuai dengan kemajuan bangsa
  • Bahwa budaya Indonesia pada hakekatnya adalah satu sedangkan berbagai corak ragam budaya menggambarkan kekayaan khazanah budaya bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan budaya nasional secara keseluruhan yang dinikmasti hasilnya oleh seluruh bangsa.3

  • 3. Kesatuan ekonomi
  • Bahwa kekayaan yang terdapat dan terkandung dalam wilayah nusantara beserta kawasan yurisdiksinya adalah modal dan milik bersama bangsa dan keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah tanah air.
  • Bahwa tingkat perkembangan ekonomi harus sesuai dan seimbang di seluruh daerah, tanpa meninggalkan ciri-ciri khas yang dimiliki oleh tiap-tiap daerah dalam pengembangan kehidupan ekonominya.

  • 4. Kesatuan Pertahanan dan Keamanan Negara
  • Bahwa ancaman tehadap suatu pulau atau daerah pada hakekatnya merupakan ancaman terhadap seluruh bangsa dan Negara
  • Bahwa tiap-tiap waga Negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam rangka menunaikan tanggungjawab masing-masing dalam rangka pembelaan Negara.

Realisasi penghayatan dan pengisian wawasan nusantara menjamin kesatuan wilayah nasional dan melindungi sumber-sumber kekayaan alam beserta pengelolaannya serta menjaga kedaulatan Negara republik Indonesia.


Ditulis oleh: Dudun Parwanto, Pengamat Pancasila. Sumber dari dokumentasi BP7

Komentar :

Nama :
E-mail :
Web :
Komentar :
Masukkan kode pada gambar

    [Emoticon]
 

Pengumuman PPMB

 

Artikel Popular

  • Prota PPKn Kelas X SMA Kurikulum 2013
    Perangkat Pembelajaran Kelas X KTSP - 10-08-2014 23:20:54  (21)
  • RPP PPKn Kls. X tentang HAM Tahun 2014/2015
    Perangkat Pembelajaran Kelas X KTSP - 11-02-2016 01:59:26  (19)
  • RPP Bab 4: Mengupas Penyelenggaraan Kekuasaan Negara
    Perangkat Pembelajaran Kelas XI - 30-09-2015 12:59:59  (13)
  • Promes PPKn Kls. X Smt. 1 Tahun 2014/2015
    Perangkat Pembelajaran Kelas X KTSP - 10-08-2014 23:38:22  (12)
  • Harapan Siswa Belajar PPKn dengan Kurikulum 2013
    Artikel - 17-07-2014 09:55:34  (10)
 
 
 

PPKn

  • Tinggalkan Pesan Kamu di Sini!
    BEGIN CBOX - www.cbox.ws - v001 -->
    END CBOX -->
 

MP3 Player


  • SCM Music Player http://scmplayer.net --> SCM Music Player script end -->
 

Gadget

 
Home | Profil | Pengumuman

Copyright © 2011 makinpintar.com