Pendidikan Pancasila
Sebagai blog pembelajaran PPKn di SMA
 
 
 
 

Pengunjung

248469
 

Pancasila Sebagai Ideologi Terbaik Bagi Indonesia

Setelah melalui proses yang panjang dan pelik, Dasar Negara yang dirumuskan para pendiri bangsa akhirnya disepakati bersama dengan nama Pancasila. Rumusan Pancasila tersebut disahkan sebagai Dasar Negara pada 18 Agustus 1945 yang dituangkan dalam Pembukaan UUD 1945. Kenapa Pancasila dianggap ideologi terbaik bangsa Indonesia yang super majemuk ?

Seperti kita ketahui, selain sebagai Dasar Negara, Pancasila juga menjadi ideologi bangsa. Sebagai ideologi nasional, Pancasila berfungsi menggerakkan masyarakat untuk membangun bangsa dengan usaha-usaha yang meliputi dalam semua bidang kehidupan. Pancasila tidak menentukan secara apriori sistem ekonomi dan politik, tetapi sistem apa pun yang dipilih harus mampu menyalurkan aspirasi utama tersebut.

Pancasila yang pada dasarnya menampilkan nilai-nilai universal menunjukan wawasan yang integral integratif dan sebagai ideologi modern mampu memberikan gairah dan semangat yang tinggi. Berbeda dengan ideologi-ideologi Barat, Pancasila yang dilahirkan dalam budaya dan sejarah peradapan timur sangat menjunjung tinggi peran religiusitas yang justru sangat didambakan dalam alam kehidupan dan peradapan teknokratis sekarang ini.

Sebagaimana kita ketahui, kondisi masyarakat sejak permulaan hidup kenegaraan adalah serba majemuk. Masyarakat Indonesia bersifat multietnis, multireligius, dan multiideologis. Kemajemukan tersebut menunjukkan adanya berbagai unsur yang saling berinteraksi. Berbagai unsur dalam bidang-bidang kehidupan masyarakat merupakan benih-benih yang dapat memperkaya khazanah budaya untuk membangun bangsa yang kuat, tetapi sebaliknya dapat memperlemah kekuatan bangsa dengan berbagai percekcokan dan perselisihan.

 

Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa

Pancasila merupakan pilihan terbaik yang dirumuskan pendiri bangsa karena nilai-nilai Pancasila merupakan nilai luhur yang digali dari kepribadian asli bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila juga mengadopsi kepentingan seluruh komponen bangsa yang berbeda dalam Suku, agama dan antar golongan. Disamping itu, Pancasila mengandung nilai-nilai yang bersifat universal sehingga tidak lekang ditelan arus nuansa jaman.

Kemajemukan bangsa ini terlalu tajam dan dapat menimbulkan perpecahan. Pendiri bangsa memahami kondisi ini maka dibuatlah rumusan dasar Negara yang menaungi semua kepentingan. Melihat situasi demikian, masalah yang perlu diatasi pertama kali adalah bagaimana menggalang persatuan dan kesatuan bangsa yang sangat dibutuhkan untuk mengawali penyelenggaraan negara. Dengan kata lain, nation and character buildings merupakan prasyarat dan tugas utama yang harus dilaksanakan. Dalam konteks ini Pancasila dipersepsikan sebagai ideologi persatuan. Pancasila diharapkan mampu memberikan jaminan persatuan untuk memecahkan perbedaan serta pertentangan politik di antara golongan dan kekuatan politik.

Karena urgensi untuk memecahkan masalah-masalah politik selama dua dasawarsa dalam penyelenggaraan negara, Pancasila dipersepsikan sebagai sintesa atau perpaduan yang mempersatukan berbagai sikap hidup yang berada di tanah air. Berbagai aliran dan pendirian yang berbeda dipertemukan dalam Pancasila. Pancasila menyediakan arena yang di satu pihak memberikan keleluasaan bergerak, tetapi di pihak lain memberikan patokan moral yang tidak boleh dilanggar.

Penampilan Pancasila sebagai ideologi persatuan atau pemersatu telah menunjukkan relevansi dan kekuatannya dalam dua dasawarsa sejak permulaan kehidupan dan penyelenggaraan negara RI. Rakyat Indonesia telah dibangun dengan kasadaran kuat sebagai bangsa yang memiliki identitas dan hidup bersatu dalam jiwa nasionalisme dan patriotisme.

Fungsi Pancasila untuk memberikan orientasi ke depan mengharuskan bangsa Indonesia selalu menyadari situasi kehidupan yang sedang dihadapinya. Kemajuan ilmu pengetahuan, kecanggihan teknologi, dan pesatnya perkembangan sarana komunikasi membuat dunia makin kecil dan independensi di kalangan bangsa-bangsa di dunia semakin menguat.

Pembangunan nasional tidak hanya ditentukan faktor-faktor dalam negeri, tetapi juga dikaitkan dengan faktor yang berkaitan dengan permodalan. Bangsa Indonesia kini sedang sibuk membangun dengan usaha memecahkan masalah-masalah dalam negeri, seperti kemiskinan dan kesenjangan sosial, mau tidak mau terseret ke dalam jaringan politik dunia yang dipengaruhi oleh kekuatan ekonomi raksasa dunia. Tantangan itu hanya bisa diatasi apabila bangsa Indonesia tetap mempertahankan identitasnya dalam ikatan persatuan nasional dan mampu mengembangkan dinamikanya agar mampu bersaing dengan bangsa lain di dunia. (berbagai sumber)

 

Dikutip dari: Dudun Parwanto, Pengamat Kebangsaan. www.pusakaindonesia.org

Penulis Buku Rezeki Nomplok http://www.kompasiana.com/dudunhamdalah/rezeki-nomplok-menjadi-orang-yang-dicari-rezeki_555bd6a1f09273990ef9f8ab

Komentar :

Nama :
E-mail :
Web :
Komentar :
Masukkan kode pada gambar

    [Emoticon]
 

Pengumuman PPMB

 

Artikel Popular

  • Prota PPKn Kelas X SMA Kurikulum 2013
    Perangkat Pembelajaran Kelas X KTSP - 10-08-2014 23:20:54  (21)
  • RPP PPKn Kls. X tentang HAM Tahun 2014/2015
    Perangkat Pembelajaran Kelas X KTSP - 11-02-2016 01:59:26  (18)
  • RPP Bab 4: Mengupas Penyelenggaraan Kekuasaan Negara
    Perangkat Pembelajaran Kelas XI - 30-09-2015 12:59:59  (13)
  • Promes PPKn Kls. X Smt. 1 Tahun 2014/2015
    Perangkat Pembelajaran Kelas X KTSP - 10-08-2014 23:38:22  (11)
  • Harapan Siswa Belajar PPKn dengan Kurikulum 2013
    Artikel - 17-07-2014 09:55:34  (10)
 
 
 

PPKn

  • Tinggalkan Pesan Kamu di Sini!
    BEGIN CBOX - www.cbox.ws - v001 -->
    END CBOX -->
 

MP3 Player


  • SCM Music Player http://scmplayer.net --> SCM Music Player script end -->
 

Gadget

 
Home | Profil | Pengumuman

Copyright © 2011 makinpintar.com